Home » blog » Latar Belakang Seni Kerajinan Tanduk
Tuesday, February 12th 2013. kategori: Blog

Manusia sebagai makhluk sosial, tentunya tidak dapat lepas dari pengaruh lingkungannya, termasuk cara mengolah dan memanfaatkan sumber alam dan lingkungannya. Sebagaimana masyarakat desa Pucang, Secang, Magelang, Jawa Tengah yang dapat memanfaatkan sumber alam dengan baik. Hal ini bisa terlihat dengan perkembangan jenis kerajinan yang ada, sehingga jalannya roda perekonomian masyarakatnya menjadi lebih baik.

Kerajinan merupakan salah satu warisan leluhur yang terdapat di berbagai daerah dengan berbagai jenis, bentuk, dan pembuatan sesuai dengan keadaan lingkungan dan masyarakatnya. Oleh karena itu, kerajinan perlu dikembangkan dan dilestarikan.

Kerajinan yang terdapat di desa Pucang adalah seni kerajinan tanduk, tempurung kelapa, bambu dan kayu. Dewasa ini, keempat jenis kerajinan tersebut dapat tumbuh subur. Menurut pengakuan Abdul Basyir selaku pemilik kerajinan tanduk terbaik & terbesar di Magelang, seni kerajinan tanduk merupakan jenis yang paling banyak dihasilkan, selain karena banyaknya permintaan konsumen, juga mudah cara pembuatan. Keistimewaan kerajinan tanduk terletak pada bahan dan cara pembuatan yang khusus untuk menghasilkan karya yang berkualitas tinggi, sehingga diperlukan kecermatan dan ketelitian.

Ternyata, dalam mengembangkan kerajinan tanduk tidak hanya memperhatikan bahan baku, bentuk, jenis, mutu bahan, sifat bahan, produktivitas pembuatan, proses pembuatan, namun harus juga memperhatikan harga yang terjangkau oleh berbagai lapisan konsumen. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi para pembuat kerajinan demi memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

 

Sumber http://indoblog.co

Produk terbaru

Lokasi
Pembayaran
Pengiriman